Low season sering menjadi salah satu periode paling menantang bagi pemilik dan pengelola villa. Tingkat hunian mulai menurun, jumlah calon tamu berkurang, tetapi biaya operasional seperti staf, perawatan, listrik, air, dan kebutuhan properti tetap harus berjalan.
Dalam kondisi seperti ini, banyak pemilik villa memilih mengandalkan Online Travel Agent (OTA) untuk mendapatkan booking. OTA memang dapat membantu villa menjangkau calon tamu yang lebih luas, tetapi ketergantungan penuh pada OTA juga dapat membuat margin keuntungan semakin tertekan.
Salah satu alternatif yang dapat dikembangkan adalah direct booking, yaitu mendorong tamu melakukan pemesanan secara langsung melalui website atau sistem booking milik villa.
Lalu, bagaimana cara meningkatkan direct booking ketika low season tanpa harus terus-menerus memberikan diskon besar?
Berikut 5 strategi yang dapat diterapkan oleh pemilik dan pengelola villa.
1. Jangan Perang Harga, Ciptakan Value-Added Package
Ketika memasuki low season, salah satu respons yang sering dilakukan adalah menurunkan harga kamar.
Sekilas, strategi ini terlihat masuk akal.
Villa sedang sepi, sehingga harga dibuat lebih murah agar calon tamu tertarik melakukan booking.
Namun, menurunkan harga secara ekstrem bukan satu-satunya cara untuk meningkatkan daya tarik villa. Jika dilakukan terus-menerus, strategi tersebut dapat membuat margin keuntungan semakin tipis dan berpotensi membuat villa masuk ke dalam persaingan harga dengan kompetitor.
Alternatifnya adalah meningkatkan perceived value, yaitu nilai yang dirasakan tamu dari sebuah penawaran.
Alih-alih hanya menawarkan:
“Harga kamar kami sedang diskon.”
Cobalah menawarkan:
“Dengan harga yang sama, Anda mendapatkan lebih banyak pengalaman.”
Misalnya, buat paket khusus yang hanya tersedia untuk tamu yang melakukan direct booking.
Contoh Paket Work From Cabin
Untuk menyasar tamu yang ingin bekerja sekaligus berlibur, villa dapat membuat paket seperti:
- Free upgrade Wi-Fi
- Kopi atau minuman gratis
- Late check-out hingga pukul 14.00
- Ruang kerja yang nyaman
- Fasilitas pendukung untuk bekerja
Dengan konsep ini, villa tidak harus langsung memangkas harga kamar.
Contoh Paket Romantic Staycation
Untuk pasangan, villa dapat membuat paket pengalaman seperti:
- Floating breakfast
- Dekorasi romantis
- Complimentary welcome drink
- Diskon layanan spa
- Late check-out
Tujuannya bukan sekadar memberikan potongan harga, tetapi menciptakan alasan tambahan bagi calon tamu untuk memilih villa Anda.
Yang perlu diingat, paket dan benefit sebaiknya tetap dihitung berdasarkan biaya aktual agar tambahan value yang diberikan tidak justru menghilangkan margin keuntungan.
2. Manfaatkan Database Tamu Lama
Mendapatkan tamu baru bukan satu-satunya cara untuk meningkatkan booking saat low season.
Villa juga memiliki aset yang sering kali belum dimanfaatkan secara maksimal: database pelanggan.
Setiap tamu yang pernah menginap sebenarnya dapat menjadi calon pelanggan untuk kunjungan berikutnya.
Mulailah dengan mengumpulkan dan mengelola data tamu secara terstruktur, misalnya:
- Nama tamu
- Nomor WhatsApp
- Riwayat menginap
- Tanggal kunjungan
- Tipe kamar atau villa
- Preferensi tamu
Setelah itu, database tersebut dapat digunakan untuk melakukan remarketing.
Misalnya:
“Halo Bapak/Ibu [Nama], terima kasih sudah memilih Villa kami untuk liburan sebelumnya. Bulan ini kami memiliki penawaran khusus untuk tamu yang pernah menginap. Jika Bapak/Ibu berencana kembali berlibur, kami siap membantu.”
Pendekatan seperti ini terasa lebih personal dibandingkan mengirimkan promosi secara massal kepada orang yang belum mengenal villa Anda.
Database pelanggan juga dapat membantu villa membangun hubungan jangka panjang dengan tamu, bukan hanya mengejar satu kali transaksi.
3. Optimalkan Google Business Profile
Ketika seseorang menemukan villa Anda melalui OTA, perjalanan calon tamu belum tentu berhenti di sana.
Bisa saja mereka kemudian mencari nama villa tersebut di Google.
Mereka mungkin ingin:
- Melihat foto villa
- Membaca review
- Mengecek lokasi
- Mencari nomor kontak
- Membandingkan harga
- Menemukan website resmi
Karena itu, Google Business Profile menjadi salah satu aset penting yang perlu diperhatikan.
Pastikan informasi villa di Google selalu diperbarui.
Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:
Gunakan Foto Berkualitas
Upload foto terbaru dari:
- Kamar
- Kolam renang
- Ruang keluarga
- Area outdoor
- Fasilitas villa
- Lingkungan sekitar
Foto yang relevan membantu calon tamu memahami pengalaman yang akan mereka dapatkan.
Kumpulkan Review
Review dari tamu sebelumnya dapat membantu calon tamu mendapatkan gambaran mengenai pengalaman menginap di villa.
Dorong tamu yang puas untuk memberikan ulasan setelah mereka selesai menginap.
Cantumkan Link Direct Booking
Hal yang tidak kalah penting adalah menyediakan jalur yang jelas menuju pemesanan langsung.
Jika calon tamu sudah tertarik setelah melihat profil villa di Google, jangan membuat mereka harus mencari sendiri bagaimana cara melakukan booking.
Sediakan link yang mudah ditemukan menuju website atau sistem direct booking villa.
4. Manfaatkan User-Generated Content
Calon tamu tidak hanya membeli sebuah kamar.
Mereka juga membeli pengalaman.
Karena itu, konten yang menunjukkan pengalaman nyata tamu dapat menjadi bagian penting dari strategi pemasaran villa.
Salah satu sumber konten yang dapat dimanfaatkan adalah User-Generated Content (UGC).
UGC adalah konten yang dibuat oleh tamu, misalnya:
- Foto saat menikmati kolam renang
- Video room tour
- Video breakfast
- Foto pemandangan villa
- Video suasana malam
- Konten staycation
- Reels atau TikTok saat menginap
Dengan izin dari pemilik konten, villa dapat membagikan ulang konten tersebut melalui Instagram atau TikTok.
Keuntungannya, calon tamu dapat melihat pengalaman villa dari sudut pandang orang yang benar-benar pernah menginap.
Namun, jangan lupa untuk meminta izin sebelum menggunakan kembali konten milik tamu.
Selain itu, selalu arahkan calon tamu menuju jalur direct booking dengan menempatkan link booking pada bio media sosial dan memberikan informasi yang jelas mengenai cara melakukan pemesanan.
5. Sederhanakan Proses Reservasi
Semua strategi marketing di atas akan kurang maksimal jika proses booking masih terlalu rumit.
Bayangkan seorang calon tamu menemukan villa Anda di Instagram pada pukul 10 malam.
Mereka kemudian mengirimkan DM:
“Kak, tanggal 15–17 masih tersedia?”
Tetapi admin baru menjawab keesokan paginya.
Dalam waktu tersebut, calon tamu mungkin sudah mencari villa lain atau kembali melakukan pemesanan melalui OTA.
Inilah mengapa proses reservasi perlu dibuat sesederhana mungkin.
Calon tamu membutuhkan beberapa informasi utama:
- Apakah tanggal yang mereka inginkan tersedia?
- Berapa harga yang harus dibayar?
- Apa saja fasilitas yang didapatkan?
- Bagaimana cara melakukan pembayaran?
- Apakah booking mereka sudah dikonfirmasi?
Semakin banyak langkah manual yang harus dilalui, semakin besar pula potensi calon tamu berhenti di tengah proses.
Booking Mandiri 24/7
Idealnya, calon tamu dapat melakukan proses booking kapan saja tanpa harus menunggu admin.
Misalnya:
↓
Klik Link Booking
↓
Pilih Tanggal
↓
Lihat Ketersediaan
↓
Pilih Villa / Kamar
↓
Isi Data Tamu
↓
Dapatkan Invoice
Dengan sistem seperti ini, villa tetap memiliki peluang menerima booking bahkan ketika admin sedang tidur atau tidak sedang online.
Bagaimana Boleh Pesan Membantu?
Membangun sistem direct booking sendiri tidak harus selalu rumit.
Boleh Pesan dirancang sebagai sistem manajemen reservasi villa yang membantu pemilik dan pengelola mengelola proses booking secara lebih terstruktur.
Dengan Boleh Pesan, pemilik villa dapat memanfaatkan beberapa fungsi dalam satu sistem.
1. Pemesanan Mandiri 24/7
Boleh Pesan menyediakan link booking yang dapat ditempatkan di:
- Google Business Profile
- Website
- Media promosi lainnya
Calon tamu dapat melihat ketersediaan, memilih tanggal, melakukan pemesanan, dan mendapatkan informasi booking tanpa harus menunggu admin membalas satu per satu.
2. Kalender Reservasi Terpusat
Semua reservasi dapat dikelola dalam satu sistem.
Hal ini membantu mengurangi ketergantungan pada catatan manual seperti buku atau spreadsheet dan membantu pengelola melihat jadwal reservasi dengan lebih terstruktur.
3. Database Pelanggan
Data pelanggan dapat tersimpan secara lebih sistematis sehingga pemilik villa memiliki database yang dapat dimanfaatkan kembali untuk strategi komunikasi dan remarketing.
Ketika low season tiba, database tersebut dapat menjadi salah satu sumber calon pelanggan yang dapat dihubungi kembali.
4. Pengelolaan Bisnis yang Lebih Terstruktur
Dengan data reservasi dan operasional yang lebih rapi, pemilik villa dapat mengurangi pekerjaan administratif yang berulang.
Tim dapat menggunakan lebih banyak waktu untuk fokus pada hal yang lebih penting, yaitu memberikan pengalaman terbaik kepada tamu.
Low Season Bukan Berarti Harus Banting Harga
Low season memang dapat membuat tingkat hunian menurun.
Namun, solusi untuk menghadapinya tidak selalu harus berupa diskon besar.
Ada beberapa pendekatan yang dapat dilakukan:
- Tingkatkan value melalui paket khusus
- Manfaatkan kembali database tamu lama
- Optimalkan Google Business Profile
- Gunakan User-Generated Content
- Buat proses direct booking lebih sederhana
- Pastikan calon tamu dapat melakukan booking dengan mudah
Pada akhirnya, tujuan strategi low season bukan hanya membuat kalender terlihat penuh.
Pemilik villa juga perlu memperhatikan margin, biaya operasional, kualitas pengalaman tamu, dan efisiensi proses reservasi.
Dengan strategi yang tepat, direct booking dapat menjadi salah satu channel yang membantu villa membangun hubungan langsung dengan tamu dan mengurangi ketergantungan pada satu sumber booking.
Kelola Booking, Tanpa Pusing dengan Boleh Pesan
Mengelola villa dengan pencatatan manual dapat menjadi semakin sulit ketika jumlah reservasi dan properti bertambah.
Boleh Pesan membantu pemilik villa mengelola reservasi, direct booking, properti, database pelanggan, dan kebutuhan operasional lainnya dalam satu sistem.
Jika Anda ingin mulai membangun sistem direct booking untuk villa Anda, Anda dapat mencoba Boleh Pesan dan melihat bagaimana sistem ini dapat membantu membuat proses reservasi menjadi lebih sederhana.
Boleh Pesan — kelola booking, tanpa pusing.
👉 Daftarkan properti Anda dan mulai kelola reservasi villa dengan lebih praktis. Klik disini
